status updated

STATUS UPDATED!
Disciplined mind bring happiness, undisciplined mind bring chaos.

October 28, 2011

TIPS MENYEMBUHKAN MATA RABUN ( Ikhtiar )

Sabda Nabi Muhammad s.a.w

"Barangsiapa yang ingin menyembuhkan kelemahan pandangannya (kabur/rabun) maka 



hendaklah dilakukan:

• Memandang bulan pada awal bulan, jika tidak kelihatan atau terhalang oleh awan dan lain-lain 



hal, lakukan pada malam kedua, juga tidak dapat, cuba pada malam ketiga atau begitu 


seterusnya hingga nampak kelihatan bulan itu.

• 
Apabila telah kelihatan, hendaklah ia menyapukan tangan kanannya kemata dengan 


membaca Al-Fatihah sebanyak 10 kali.

• 
Sesudah itu mengucapkan pula sebanyak 7 kali doa ini:


"Al-Fatihah itu menjadi ubat tiap-tiap penyakit dengan rahmat Mu ya Tuhan yang pengasih penyayang."

• Lalu mengucapkan "Yaa Rabbi" sebanyak 5 kali.

• Terakhir mengucapkan pula doa ini sebanyak 1 kali:

"Ya Allah sembuhkanlah, Engkaulah yang menyembuhkan, Ya Allah sihatkanlah,

Engkaulah yang menyihatkan".

October 27, 2011

10 perkara yang merosakkan otak





1. Tidak mengambil sarapan pagi

Apabila seseorang tidak mengambil sarapan pagi, paras gula dalam darah akan menjadi rendah. Ini akan mengakibatkan kekurangan bekalan nutrisi pada otak dan menjadikannya kurang aktif.


2. Terlebih makan

Ia akan membebankan pembuluh darah otak dan mengurangkan kuasa mental otak.


3. Perokok

Asap rokok akan mengakibatkan sel-sel otak terjejas atau terbakar dan boleh mengakibatkan penyakit ‘Alzheimer’.


4. Penggunaan gula yang berlebihan

Pengambilan gula secara berlebihan akan mengganggu penyerapan protein dan nutrisi. Selain daripada itu, ia akan mengganggu perkembangan otak yang sihat.


5. Pencemaran udara

Otak adalah pengguna oksigen terbesar dalam badan manusia.Pencemaran udara boleh menyebabkan pengurangan bekalan oksigen ke otak dan keaktifan otak.


6. Terlebih tidur

Tidur adalah bagus untuk merehatkan otak tetapi masa tidur yang panjang boleh mengakibatkan sel-sel otak kita mati.


7. Menutup muka ketika tidur

Tidur sambil menutup muka akan mengakibatkan otak menerima lebih banyak karbon dioksida berbanding oksigen dan ini akan membawa kerosakan kepada otak.


8. Membiarkan otak bekerja semasa kita berada di dalam keadaan kurang sihat

Bekerja semasa anda kurang sihat boleh mengurangkan keberkesanan otak dan juga membawa kerosakan kepada sel-sel otak.


9. Kurang berimiginasi

Berfikir adalah satu cara terbaik untuk melatih otak kita. Kurangnya berimiginasi boleh menyebabkan tahap kecerdasan/keaktifan otak menurun.


10. Jarang berfikir

Jarang berfikir akan menyebabkan otak kita kurang aktif. Oleh itu, perbincangan yang membina boleh menambah keberkesanan kecerdasan otak kita

Allah ada tanpa tempat

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله وصلى الله على رسول الله وسلم وبعد

قال الله تعالى : (هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَـمِيًّا) (سورة مريم : 65)

“Engkau tidaklah menemukan yang serupa dengan-Nya (Allah)”. (QS. Maryam: 65)
Sesungguhnya keyakinan bahwa Allah ada tanpa tempat adalah aqidah Nabi Muhammad, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka. Mereka dikenal dengan Ahlussunnah Wal Jama'ah; kelompok mayoritas ummat yang merupakan al-Firqah an-Najiyah (golongan yang selamat).
Dalil atas keyakinan tersebut selain ayat di atas adalah firman Allah:

( لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَىءٌ ) (سورة الشورى: 11)

“Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya, dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (QS. as-Syura: 11)

Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al-Qur'an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi kepada dua bagian; yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al-Jawhar al-Fard), dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jism). Benda yang terakhir ini terbagi menjadi dua macam;

1. Benda Lathif; benda yang tidak dapat dipegang oleh tangan, seperti cahaya, kegelapan, ruh, angin dan sebagainya.
2. Benda Katsif; benda yang dapat dipegang oleh tangan seperti manusia, tanah, benda-benda padat dan lain sebagainya.

Sedangkan sifat-sifat benda adalah seperti bergerak, diam, berubah, bersemayam, berada di tempat dan arah, duduk, turun, naik dan sebagainya. Ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa Allah ta'ala tidak menyerupai makhluk-Nya, bukan merupakan al-Jawhar al-Fard, juga bukan benda Lathif atau benda Katsif. Dan Dia tidak boleh disifati dengan apapun dari sifat-sifat benda. Ayat tersebut cukup untuk dijadikan sebagai dalil bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah. Karena seandainya Allah mempunyai tempat dan arah, maka akan banyak yang serupa dengan-Nya. Karena dengan demikian berarti ia memiliki dimensi (panjang, lebar dan kedalaman). Sedangkan sesuatu yang demikian, maka ia adalah makhluk yang membutuhkan kepada yang menjadikannya dalam dimensi tersebut.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ: "كَانَ اللهُ وَلَمْ يَكُنْ شَىءٌ غَيْـرُهُ" (رواه البخاري والبيهقي وابن الجارود)

Rasulullah Shallallahu 'Alayhi Wa Sallam bersabda: “Allah ada pada azal (Ada tanpa permulaan) dan belum ada sesuatupun selain-Nya”. (H.R. al-Bukhari, al-Bayhaqi dan Ibn al-Jarud)

Makna hadits ini bahwa Allah ada pada azal (keberadaan tanpa permulaan), tidak ada sesuatu (selain-Nya) bersama-Nya. Pada azal belum ada angin, cahaya, kegelapan, 'arsy, langit, manusia, jin, malaikat, waktu, tempat dan arah. Maka berarti Allah ada sebelum terciptanya tempat dan arah, maka Ia tidak membutuhkan kepada keduanya dan Ia tidak berubah dari semula, yakni tetap ada tanpa tempat dan arah, karena berubah adalah ciri dari sesuatu yang baru (makhluk).
Maka sebagaimana dapat diterima oleh akal, adanya Allah tanpa tempat dan arah sebelum terciptanya tempat dan arah, begitu pula akal akan menerima wujud-Nya tanpa tempat dan arah setelah terciptanya tempat dan arah. Hal ini bukanlah penafian atas adanya Allah. Sebagaimana ditegaskan juga oleh sayyidina ‘Ali ibn Abi Thalib -semoga Allah meridlainya-:

"كَانَ اللهُ وَلاَ مَكَانَ وَهُوَ اْلآنَ عَلَى مَا عَلَيْهِ كَانَ"

"Allah ada (pada azal) dan belum ada tempat dan Dia (Allah) sekarang (setelah menciptakan tempat) tetap seperti semula, ada tanpa tempat" (Dituturkan oleh al-Imam Abu Manshur al-Baghdadi dalam kitabnya al-Farq Bayn al-Firaq, h. 333).

Al-Imam al-Bayhaqi (w 458 H) dalam kitabnya al-Asma Wa ash-Shifat, hlm. 506, berkata:

"Sebagian sahabat kami dalam menafikan tempat bagi Allah mengambil dalil dari sabda Rasulullah shalllallahu 'alayhi wa sallam:

قالَ رَسُوْلُ الله: "أنْتَ الظّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَىءٌ وَأنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَىءٌ" (رَوَاهُ مُسلم وَغيـرُه)

"Engkau Ya Allah azh-Zhahir (yang segala sesuatu menunjukkan akan ada-Nya), tidak ada sesuatu apapun di atas-Mu, dan Engkau al-Bathin (yang tidak dapat dibayangkan) tidak ada sesuatu apapun di bawah-Mu (HR. Muslim dan lainnya). Jika tidak ada sesuatu apapun di atas-Nya dan tidak ada sesuatu apapun di bawah-Nya maka berarti Dia ada tanpa tempat".

Al-Imam as-Sajjad Zain al-‘Abidin ‘Ali ibn al-Husain ibn ‘Ali ibn Abi Thalib (w 94 H) berkata:

"أنْتَ اللهُ الّذِيْ لاَ يَحْوِيْكَ مَكَانٌ" (رواه الحافظ الزبيدي)

"Engkaulah ya Allah yang tidak diliputi oleh tempat". (Diriwayatkan oleh al-Hafizh az-Zabidi dalam Ithaf as-Sadah al-Muttaqin Bi Syarh Ihya’ ‘Ulumiddin dengan rangkaian sanad muttashil mutasalsil yang kesemua perawinya adalah Ahl al-Bayt; keturunan Rasulullah).

Adapun ketika seseorang menghadapkan kedua telapak tangan ke arah langit ketika berdoa, hal ini tidak menandakan bahwa Allah berada di arah langit. Akan tetapi karena langit adalah kiblat berdoa dan merupakan tempat turunnya rahmat dan barakah. Sebagaimana apabila seseorang ketika melakukan shalat ia menghadap ka'bah, hal ini tidak berarti bahwa Allah berada di dalamnya, akan tetapi karena ka'bah adalah kiblat shalat. Penjelasan seperti ini telah dituturkan oleh para ulama Ahlussunnah Wal Jama'ah seperti al-Imam al-Mutawalli (w 478 H) dalam kitabnya al-Ghun-yah, al-Imam al-Ghazali (w 505 H) dalam kitabnya Ihya ‘Ulumiddin, al-Imam an-Nawawi (w 676 H) dalam kitabnya Syarh Shahih Muslim, al-Imam Taqiyyuddin as-Subki (w 756 H) dalam kitab as-Sayf ash-Shaqil, dan masih banyak lagi.
Al-Imam Abu Ja'far ath-Thahawi -Semoga Allah meridlainya- (w 321 H) berkata:

"تَعَالَـى (يَعْنِي اللهَ) عَنِ الْحُدُوْدِ وَاْلغَايَاتِ وَاْلأرْكَانِ وَالأعْضَاءِ وَالأدَوَاتِ لاَ تَحْوِيْهِ الْجِهَاتُ السِّتُّ كَسَائِرِ الْمُبْتَدَعَاتِ"

"Maha suci Allah dari batas-batas (bentuk kecil maupun besar, jadi Allah tidak mempunyai ukuran sama sekali), batas akhir, sisi-sisi, anggota badan yang besar (seperti wajah, tangan dan lainnya) maupun anggota badan yang kecil (seperti mulut, lidah, anak lidah, hidung, telinga dan lainnya). Dia tidak diliputi oleh satu maupun enam arah penjuru (atas, bawah, kanan, kiri, depan dan belakang); tidak seperti makhluk-Nya yang diliputi oleh enam arah penjuru tersebut".

Perkataan al-Imam Abu Ja'far ath-Thahawi ini merupakan Ijma’ (konsensus) para sahabat dan ulama Salaf (orang-orang yang hidup pada tiga abad pertama hijriyah). Diambil dalil dari perkataan tersebut bahwasannya bukanlah maksud dari Mi'raj bahwa Allah berada di arah atas lalu Nabi Muhammad naik ke arah sana untuk bertemu dengan-Nya. Melainkan maksud Mi'raj adalah untuk memuliakan Rasulullah dan memperlihatkan kepadanya keajaiban-keajaiban makhluk Allah sebagaimana dijelaskan dalam al Qur'an surat al-Isra ayat 1.
Dengan demikian tidak boleh dikatakan bahwa Allah ada di satu tempat, atau disemua tempat, atau ada di mana-mana. Juga tidak boleh dikatakan bahwa Allah ada di satu arah atau semua arah penjuru. Al-Imam Abu al-Hasan al-Asy'ari (w 324 H) -Semoga Allah meridlainya- berkata:

"إنَّ اللهَ لاَ مَكَانَ لَهُ " (رواه البيهقي في الأسماء والصفات)

"Sesungguhnya Allah ada tanpa tempat" (Diriwayatkan oleh al-Bayhaqi dalam kitab al-Asma Wa ash-Shifat).

Al-Imam al-Asy’ari juga berkata: "Tidak boleh dikatakan bahwa Allah di satu tempat atau di semua tempat". Perkataan al-Imam al-Asy'ari ini dinukil oleh al-Imam Ibn Furak (w 406 H) dalam kitab al-Mujarrad. Syekh Abd al-Wahhab asy-Sya'rani (w 973 H) dalam kitab al-Yawaqit Wa al-Jawahir menukil perkataan Syekh Ali al-Khawwash: "Tidak boleh dikatakan Allah ada di mana-mana". Maka aqidah yang wajib diyakini adalah bahwa Allah ada tanpa arah dan tanpa tempat.
Perkataan al-Imam ath-Thahawi di atas juga merupakan bantahan terhadap pengikut paham Wahdah al-Wujud; mereka yang berkeyakinan bahwa Allah menyatu dengan makhluk-makhluk-Nya, juga sebagai bantahan atas pengikut paham Hulul; mereka yang berkeyakinan bahwa Allah menempati sebagian makhluk-Nya. Dua keyakinan ini adalah kekufuran berdasarkan Ijma' (konsensus) seluruh orang Islam sebagaimana dikatakan oleh al-Imam as-Suyuthi (w 911 H) dalam kitab al-Hawi Li al-Fatawi, dan Imam lainnya. Para Imam panutan kita dari ahli tasawuf sejati seperti al-Imam al-Junaid al-Baghdadi (w 297 H), al-Imam Ahmad ar-Rifa'i (w 578 H), Syekh Abd al-Qadir al-Jailani (w 561 H) dan semua Imam tasawwuf sejati; mereka semua selalu mengingatkan orang-orang Islam dari para pendusta yang menjadikan tarekat dan tasawuf sebagai sebagai wadah untuk meraih dunia, padahal mereka berkeyakinan Wahdah al-Wujud dan Hulul.
Dengan demikian keyakinan ummat Islam dari kalangan Salaf dan Khalaf telah sepakat bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah. Sementara keyakinan sebagian orang yang menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya; mereka yang berkeyakinan bahwa Allah adalah benda yang duduk di atas Arsy, adalah keyakinan sesat. Keyakinan ini adalah penyerupaan Allah dengan makhluk-Nya, karena duduk adalah salah satu sifat manusia. Para ulama Salaf bersepakat bahwa barangsiapa yang menyifati Allah dengan salah satu sifat di antara sifat-sifat manusia maka ia telah kafir, sebagaimana hal ini ditulis oleh al-Imam al-Muhaddits as-Salafi Abu Ja’far ath-Thahawi (w 321 H) dalam kitab aqidahnya yang terkenal dengan nama “al-‘Aqidah ath-Thahwiyyah”. Beliau berkata:

" وَمَنْ وَصَفَ اللهَ بِمَعْنًى مِنْ مَعَانِي اْلبَشَرِ فَقَدْ كَفَر "

"Barang siapa mensifati Allah dengan salah satu sifat dari sifat-sifat manusia, maka ia telah kafir”.

Padahal telah diketahui bahwa beribadah kepada Allah hanya sah dilakukan oleh orang yang meyakini bahwa Allah dan tidak menyerupakan-Nya dengan sesuatu apapun dari makhluk-Nya. Al-Imam al-Ghazali berkata:

"لاَ تَصِحُّ اْلعِبَادَةُ إلاّ بَعْدَ مَعْرِفَةِ الْمَعْبُوْدِ"

“Tidak sah ibadah (seorang hamba) kecuali setelah mengetahui (Allah) yang wajib disembah”.

Hal itu karena beriman kepada Allah dengan benar adalah syarat diterimanya amal saleh seseorang, tanpa beriman kepada Allah dengan benar maka segala bentuk amal saleh tidak akan diterima oleh Allah.
Wa Allahu A’lam Bi ash-Shawab. Wa al-Hamdu Lillahi Rabb al-‘Alamin

Bacalah untuk menilai sejauh mana kesihatan diri kita

1. MATA (Bertindak balas dengan keadaan hati)

a) Mata menjadi merah : Hati mengandungi paras toksin yang tinggi.Mata menjadi merah menandakan badan Kita sedang dalam proses pembuangan toksin.

Mata menjadi kabur : Sering berlaku pada waktu pagi. Menandakan proses penyeimbangan hati sedang berlaku.

b) Keluar tahi mata : Fungsi hati lemah, pembuangan toksin sedang berlaku. Ini juga menunjukkan badan mengandungi asid berlebihan.

c) Keluar air mata : Gangguan emosi yang bersangkut dengan hati atau bebanan kerja.

d) Ketegangan Mata Dan kelopak : Tekanan perasaan kerana tidak puas hati atau bebanan yang berat.

2. HIDUNG (Hidung mempunyai hubungan rapat dengan paru-paru dan kerongkong)

a) Selesema : Proses pembuangan toksin di bahagian kerongkong. Badan mengandungi asid berlebihan (biasanya suhu badan meningkat).

b) Hidung sumbat : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.

c) Bersin

i· Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.

ii· Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.

3. BATUK a) Batuk keluar kahak : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.

b) Batuk tanpa kahak : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Biasanya kahak pekat keluar selepas beberapa Hari memakan RG..

c) Batuk Dan berasa gatal di kerongkong : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong Dan paru-paru, biasanya berlaku pada orang yang banyak merokok atau terdedah kepada udara yang tercemar.

4. KERONGKONG

a) Kerongkong kering. Proses membuang toksin sedang berlaku di seluruh badan. Ini adalah tanda bahawa badan Kita memerlukan banyak air untuk membuang toksin.

b) Sakit kerongkong. Seperti di atas. Paras keracunan lebih serius.

5. BIBIR (Berkaitan dengan fungsi sistem penghadaman)

a) Bibir pucat

i. Sistem penghadaman yang lemah.

ii. Perut mengandungi angin.

iii. Kurang darah yang disebabkan oleh sistem penghadaman yang kurang sempurna Dan mengakibatkan kekurangan zat besi.

Sepatutnya diperkuatkan fungsi penghadaman dahulu dengan RG sebelum memakan zat besi.

b) Bibir kering Dan pecah. Perut mengandungi banyak bahan toksin.

6. MULUT DAN LIDAH (Berkaitan dengan fungsi jantung dan sistem pengedaran darah)

a) Lidah atau gusi bengkak, sakit : Menunjukkan jantung mempunyai masalah, seperti lemak yang berlebihan, injap menjadi lemah, saluran koronari tersumbat dan lain-lain lagi.

b) Lidah, tisu mulut atau gusi menjadi pecah-pecah (ulser). Menandakan darah mengandungi asid berlebihan.

c) Mulut berbau busuk . Proses penyeimbangan fungsi perut untuk pembuangan toksin.

7. TELINGA (Berkaitan dengan buah pinggang)

a) Telinga terasa tersumbat : Buah pinggang mengandungi toksin berlebihan.

b) Telinga berdengung : Sedang merawat buah pinggang yang lemah.Biasanya tapak kaki terasa sakit ketika bangun pagi Dan sakit itu hilang setelah berjalan-jalan.

8. KULIT BERPELUH :

a) Peluh masin : Badan mengandungi lebihan asid urik.

b) Peluh berbau : Badan menyingkirkan toksin melalui perpeluhan.

9. RUAM DAN BISUL

Badan menyingkirkan toksin yang berlemak dan toksin yang tidak larut dalam air.

10. KULIT GATAL DENGAN RUAM

Proses menyingkirkan toksin melalui kulit akibat terlalu banyak memakan ubat yang mengandungi bahan kimia.

11. KULIT PECAH DAN BERAIR

Proses pembuangan toksin yang larut dalam air.Sapukan serbuk Ganoderma pada kulit berkenaan.

12. RAMBUT GUGUR

Menandakan fungsi buah pinggang yang lemah. Selepas proses gugur, rambut akan umbuh semula dengan lebih sihat dan subur.

13. SENDI-SENDI, TANGAN DAN KAKI

a) Sakit Sendi

i. Rasa panas. Menunjukkan terdapat luka di bahagian sendi berkenaan & tanda- tanda penyakit pirai (gout).

ii. Tidak rasa panas .Tanda-tanda sakit lenguh (rheumatism) .

iii. Sakit di bahagian bahu. Menandakan saluran darah telah menjadi keras dan fungsi metabolisme tidak seimbang.

b) Kebas Tangan : Pengaliran darah di bahagian atas badan tidak lancar.

c) Kebas Tangan Kiri Dan Lengan : Tanda-tanda lemah atau sakit jantung. Jika rasa kebas menjadi sakit di bahagian lengan Dan kekal di sana , ini menandakan serangan sakit jantung mungkin berlaku.

d) Kebas Kaki : Pengaliran darah di bahagian bawah badan tidak lancar.

e) Sakit Tapak Kaki : Menandakan buah pinggang lemah. Biasanya disebabkan oleh kekurangan senaman Dan duduk terlalu lama.

f) Sakit Tumit Kaki : Menunjukkan kelemahan fungsi alat kelamin.

g) Rasa Panas Di Tapak Kaki : Penyeimbangan fungsi buah pinggang akibat lemah tenaga batin.

h) Gatal Celah-celah Jari Kaki : Menunjukkan tanda awal penyakit kaki busuk (Hong Kong Foot).

14. TANDA-TANDA DALAMAN

a) Kepala.Secara amnya, segala tindak balas yang berlaku di bahagian kepala mempunyai kaitan dengan sistem pengaliran darah, jantung Dan saraf otak.

b) Pening/Sakit Di Bahagian Depan KepalaMenandakan sakit tekanan jiwa (neurosis) akibat bebanan mental Dan banyak berfikir.

c) Pening/Sakit Di Bahagian Belakang Kepalai) Bahagian atas . Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi.ii) Bahagian bawah (tengkuk). Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi atau tekanan darah.

d) Sakit Kepala Dan Rasa Gas Keluar Dari Telinga :Menandakan penyakit migrain.

e) Bisul Terjadi Di KepalaTanda pembuangan toksin sedang berlaku. Kadang-kadang dikaitkan dengan penyakit migrain.

f) Rasa Pening Yang MemusingTanda kurang darah atau pengaliran darah tidak lancar.

15. MULUT/KERONGKONG/ LIDAH

a) Loya/Muntah : Tanda penyakit lelah.. Pembuangan bahan toksik dari bahagian perut.

b) Muntah Darahi. Darah merah : Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian kerongkongii. Darah hitam: Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian perut; misalnya penyakit ulser.

16. LIDAH RASA TEGANG DAN PENDEK

Tanda sakit jantung.

17. KELUAR AIR LIUR YANG PEKAT

Proses pembuangan toksin dari kerongkong akibat jangkitan kuman

18. KENCING

a) Kerap kencing : Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran

b) Air kencing berkapur : Menunjukkan penyakit batu karang dalam buah pinggang.

c) Air kencing berminyak : Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran berlemak.

d) Air kencing pekat berwarna coklat : Menandakan proses pembuangan toksin sedang berlaku.

e) Air kencing berdarah : Penyakit batu karang atau buah pinggang luka.

19. BUANG AIR BESAR

a) Cirit-Birit/ Kerap Buang Air Besar : Membersihkan kotoran/keracunan dari usus besar. Cirit-birit dengan serta merta selepas memakan RG, menandakan penyakit barah di bahagian usus besar.

b) Sembelit: Membersihkan toksin dari usus kecil.

c) Najis Berdarahi.

i . Darah merah : Masalah penyakit buasir atau barah di bahagian usus.

ii. Darah hitam: Masalah penyakit ulser perut.

d) Najis Berwarna Hitam : Menunjukkan proses pembuangan toksin di bahagian usus sedang berlaku.

20. BADAN

a) Rasa Sakit : Secara amnya, segala kesakitan badan adalah disebabkan?saluran darah.

i. Sakit menyucuk : Proses menyeimbangkan urat saraf.

ii. Sakit sengal: Menandakan luka di dalam badan

.iii. Sakit menyentap: Proses menyeimbangkan urat saraf yang berkaitan dengan organ-organ badan

.iv. Sakit menegang : Proses melancarkan pengaliran darah.

b) Badan Terasa Berat/ Malas/ Lenguh : Badan mengandungi asid yang berlebihan.

c) Badan Terasa Panas : Badan mengandungi asid yang berlebihan. Inimenandakan badan memerlukan banyak air untuk menjalankan proses pembuangan toksin.

d) Badan Terasa Ringan : Menandakan badan segar dan proses awet muda sedang berlaku.

21. RASA TAKUT MENGEJUT

Lemah fungsi buah pinggang. Tenaga batin lemah.

22. CEPAT NAIK DARAH/MARAH

Fungsi hati lemah. Tekanan darah tinggi.

23. RASA BIMBANG DAN TAKUT

Sistem paru-paru yang lemah.

24. RASA SERONOK ATAU BIMBANG TANPA SEBAB :

a) Sistem jantung yang lemah.

b) Sistem saraf otak yang lemah.

c) Masalah pengaliran darah.

25. SUKA BERFIKIR DAN BERKHAYAL

Sistem penghadaman yang lemah.

Selalulah berdoa agar kita sentiasa mendapat kesihatan tubuh badan yang baik. Jangan lupa untuk bersenam dan mengamalkan pemakanan yang sihat.. InsyaAllah

Kalau ada diantara pembaca ini seorang doktor, bolehlah sahkan info ini. Atau kalau ada yang boleh bertanya kepada mereka yang berkelayakan, tanyakan dan kongsi dengan kita semua, adakah info ini boleh dipakai atau tidak.

Wallahualam.

October 18, 2011

Let's change our habits

Sorry, if words are not clear! ^_^

Rawatan dan Supliment Kesihatan Hati


Alangkah indah andai hati-hati kami sentiasa menyebut nama Mu ALLAH, alangkah indah andai hati-hati kami dipenuhi cinta kepada Mu ALLAH
~ Beberapa cara untuk menjaga dan merawat hati agar bersih dan jernih : ~
1.Selalu ingat pada Allah dimanapun berada
2.Selalu memuji kebesaranNya
3.Selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah
4.Selalu bertasbih mensucikanNya
5.Selalu mohon ampun atas kekhilafan dan dosa yang dilakukan
6.Selalu mohon perlindunganNya dari godaaan Syetan dan tipu daya dunia yang melalaikan
7.Selalu mohon bimbingan dan tutunan Allah dalam menjalani kehidupan ini
8.Selalu membaca atau mendengarkan ayat suci Al -Qur’an dan mentadabburinya setiap hari
9.Melatih hati untuk bersifat Taqwa, tawakkal, sabar, ikhlas, jujur, amanah,ridho,kasih sayang menahan amarah, menahan nafsu dari keinginan rendah dan lain sebagainya
10.Bersihkan hati dari penyakit Kafir, musyrik, sombong, takabbur, riya, dengki, dendam, khianat, kikir,tamak, memperturutkan hawa nafsu dan sebagainya


~ Supliment kesihatan hati : ~
1. Baca al-Quran dan terjemahannya
2. Mendirikan solat malam ( Qiamulail)
3. Memperbanyakkan zikir
4. Memperbayakkan puasa (puasa sunat)
5. Mendampingi orang-orang soleh
~selamat mencuba dan selamat beramal~

pageviews